Secara umum, latihan yang dapat meningkatkan gerakan peristaltik usus umumnya dapat membantu buang air besar, seperti berjalan kaki setelah makan, joging, sit-up, dan latihan mengangkat anus. 1. Berjalan kaki setelah makan: Berjalan kaki dengan benar setelah makan dapat meningkatkan gerak peristaltik usus, mempercepat pencernaan, penyerapan dan pengosongan makanan, dan membantu mengeluarkan tinja. 2. Jogging: latihan aerobik yang baik, biasanya jogging yang tepat tidak hanya dapat meningkatkan gerak peristaltik usus, tetapi juga meningkatkan kebugaran fisik, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memperbaiki gejala sembelit. Selain itu, berenang, memanjat, bersepeda dan olahraga aerobik lainnya, juga dapat membantu melancarkan buang air besar. 3. Sit-up: dapat melatih otot perut, sehingga otot perut lebih kuat, yang pada gilirannya meningkatkan gerakan peristaltik usus dan memperlancar pembuangan tinja. 4. Angkat anus: latihannya adalah mengontraksikan anus di bawah kondisi relaksasi otot lainnya, tahan selama sekitar 10 detik lalu rileks, ulangi siklusnya, 30 siklus setiap kali, juga dapat meningkatkan gerak peristaltik usus, meningkatkan fungsi sfingter anus, dan meningkatkan pengeluaran tinja. Jika pasien mengalami sembelit jangka panjang atau berulang, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan secara aktif menerima pengobatan, agar tidak menunda kondisi tersebut.