Aktivitas pasien TB harus dipertimbangkan berdasarkan kondisi spesifik mereka, karena perjalanan penyakit TB panjang dan kompleks, dan ada persyaratan yang berbeda untuk istirahat dan aktivitas pada tahap penyakit yang berbeda. Prinsip umumnya adalah bahwa aktivitas harus dibatasi sejauh tidak menyebabkan kelelahan. Segera setelah Anda merasa lelah, Anda harus beristirahat atau mengurangi jumlah aktivitas. Bila terjadi gejala seperti demam, batuk, batuk berdahak atau hemoptisis, aktivitas harus dihentikan sementara dan istirahat di tempat tidur harus dilakukan. Aktivitas yang tepat dapat menyebabkan pemulihan dini dari penyakit. Aktivitas yang tidak tepat bisa menimbulkan banyak konsekuensi negatif. Penderita tuberkulosis aktif harus benar-benar terbaring di tempat tidur, dan ketika pasien beristirahat dengan baik, paru-paru juga dapat beristirahat dengan baik. Juga tidak disarankan untuk membaca terlalu banyak buku dan surat kabar saat di tempat tidur untuk mengurangi pengerahan tenaga mental. Setelah gejalanya mereda dengan pengobatan, Anda bisa bangun dan bergerak dengan tepat. Ketika gejalanya hilang dan kondisinya membaik secara signifikan, Anda dapat secara bertahap meningkatkan jumlah aktivitas, dimulai dengan aktivitas di dalam ruangan dan berjalan kaki, lalu Anda dapat berlatih tai chi dan berjalan-jalan sebentar. Jangan terlalu tergesa-gesa. Pastikan tidur 8-10 jam dan istirahat makan siang 1-2 jam setiap hari. Waspadai perubahan cuaca, perubahan lingkungan dan kondisi kesehatan Anda saat berada di luar ruangan. Tetap hangat di musim dingin, kenakan masker saat Anda keluar rumah dan hindari keluar rumah saat berangin atau basah. Buka jendela di dalam ruangan dan lakukan apa yang Anda bisa, seperti merapikan tempat tidur dan melakukan kebersihan dalam ruangan, karena hal ini sering kali memiliki efek yang baik bagi kesehatan Anda. Orang yang menderita TBC ringan sebaiknya tidak pergi ke tempat ramai dengan lalu lintas yang padat, seperti pasar, pusat perbelanjaan dan jalan raya, karena hal ini dapat mengiritasi saluran pernapasan dengan menghirup debu dan asap knalpot dalam jumlah besar, sehingga melemahkan pertahanan pernapasan dan memperparah gejala atau menyebabkan komplikasi pernapasan. Di pagi hari, Anda bisa berjalan-jalan di taman atau di sepanjang sungai. Aktivitas berat seperti bola basket, tarik tambang, sepak bola dan lari harus dihindari.