Nafas bercabang secara medis dikenal sebagai nyeri dada dan tulang rusuk akut, yang mengacu pada kejang otot interkostal dan diafragma yang disebabkan oleh pengerahan tenaga yang tidak tepat saat berolahraga. Nafas bercabang tidak baik selama seminggu, dapat diredakan dengan mengubah cara bernapas, pijat dan cara lain, jika perlu, di bawah bimbingan dokter dapat menggunakan obat.
1. Ubah cara bernapas: pasien dengan napas bercabang harus memperhatikan istirahat yang tepat dalam kehidupan sehari-hari dan menghindari kerja fisik yang berat. Pada saat yang sama, gejala kejang dan nyeri otot pernapasan juga dapat diredakan dengan mengubah cara pernapasan dangkal untuk membuat otot pernapasan rileks.
2. Pijat: Menekan, menekan, menguleni, menunjuk, menggosok dan cara lain juga dapat digunakan di dada, dan gejala nyeri pada beberapa pasien juga dapat diredakan.
3. Pengobatan: Untuk pasien dengan gejala nyeri yang lebih jelas, pasien dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan ibuprofen, natrium asetat dan obat pereda nyeri lainnya.
Jika gejala tidak dapat diredakan atau bertahan lama setelah tindakan pengobatan di atas, maka kita harus waspada terhadap adanya pneumotoraks spontan dan lesi abnormal lainnya, dan kita harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakit dan mengikuti instruksi dokter untuk menstandarisasi pengobatan.