Timbunan melanin di bagian belakang leher dapat merupakan gejala yang disebabkan oleh faktor fisiologis seperti gesekan, dan gejala yang disebabkan oleh penyakit seperti acanthosis nigricans dan hiperpigmentasi pasca inflamasi. Pasien dapat menghilangkannya melalui perawatan umum, pengobatan dan terapi fisik. 1. Faktor fisiologis: pasien dengan timbunan melanin di bagian belakang leher yang disebabkan oleh gesekan umumnya tidak perlu melakukan perawatan khusus. Pasien perlu menghindari gesekan lokal jangka panjang dan mengenakan pakaian longgar dalam kehidupan sehari-hari. Untuk pasien yang membutuhkan perawatan, krim hidrokuinon dapat dioleskan secara lokal untuk menghilangkan timbunan melanin lokal. 2. Acanthosis nigricans: Acanthosis nigricans adalah penyakit kulit yang ditandai dengan hiperpigmentasi yang terdistribusi secara simetris dan penebalan seperti beludru. Pasien dapat mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat Vitamin A topikal, seperti gel asam Vitamin A, gel tazaroten, dan sebagainya. Pasien dengan pengobatan obat yang tidak efektif dapat menggunakan laser, terapi elektrokauter, dan cara pengobatan fisik lainnya. 3. Hiperpigmentasi pasca-inflamasi: Timbunan melanin pada kulit leher juga dapat menjadi gejala hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Pasien dapat menggunakan obat yang menghambat proliferasi melanosit, seperti salep asam azelaic, asam traneksamat, dll., Atau obat yang menghambat aktivitas tirosinase, seperti krim hidrokuinon, dll., Di bawah bimbingan dokter. Pasien juga dapat menggunakan terapi fisik seperti laser. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter. Pasien dengan timbunan melanin di bagian belakang leher harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakit dan di bawah bimbingan dokter.