Splenektomi akan dilakukan pada pasien dengan sirosis yang dikombinasikan dengan hipersplenisme, splenomegali, dan perdarahan saluran cerna bagian atas. Hipersplenisme dimanifestasikan oleh penurunan jumlah darah dalam pemeriksaan darah rutin, termasuk penurunan jumlah sel darah putih, jumlah sel darah merah, dan jumlah trombosit, dan pada beberapa pasien disertai dengan gejala insufisiensi hati. Splenektomi dapat dilakukan untuk hipersplenisme sederhana, atau splenektomi dengan diseksi pembuluh darah peripancreatic jika pasien mengalami perdarahan gastrointestinal bagian atas atau jika gastroskopi menunjukkan varises parah pada vena fundic esophagogastric. Beberapa studi klinis yang ada telah mengkonfirmasi bahwa splenektomi pada pasien sirosis dengan hipersplenisme dapat memperbaiki fungsi hati pasien sampai batas tertentu dan meningkatkan prognosis jangka panjang.