Efek samping Valium terutama adalah sedasi yang berlebihan, gangguan kognitif, kecanduan, dan dampak pada pekerjaan sebagai berikut: Pertama, sedasi yang berlebihan: setelah mengonsumsi Valium, pasien akan mengalami pusing dan kebodohan pada keesokan harinya dan rentan jatuh; kedua, gangguan kognitif: penggunaan Valium dalam jangka panjang dapat mengganggu fungsi kognitif, daya ingat, dan bahkan memicu demensia; ketiga, kecanduan dan ketergantungan: penggunaan Valium dalam jangka panjang akan memiliki tingkat kecanduan dan ketergantungan tertentu. Kecanduan dan ketergantungan: penggunaan Valium dalam jangka panjang dapat membuat ketagihan dan ketergantungan; keempat, dapat memengaruhi pekerjaan: menggunakan Valium dapat memengaruhi pekerjaan dan daya ingat. Jika Anda mengonsumsi Valium, Anda disarankan untuk tidak mengemudi, karena mengemudi rentan terhadap kecelakaan mobil, atau tidak melakukan pekerjaan berisiko tinggi yang juga rentan terhadap kecelakaan. Pasien yang menggunakan Valium disarankan untuk bergantian dengan obat-obatan seperti dexrazopiclone dan zolpidem untuk mengurangi efek samping Valium.