Dapatkah Anda menguji diri Anda sendiri untuk mengetahui adanya batu empedu?

Metode pemeriksaan batu empedu secara mandiri terutama meliputi gejala klinis, tetapi mudah untuk salah menilai. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk meningkatkan tes laboratorium dan tes pencitraan untuk memastikan diagnosis. 1. Gejala klinis: batu empedu dapat dibagi menjadi batu kandung empedu, batu saluran empedu ekstrahepatik, batu saluran empedu intrahepatik. Gejala utama batu kandung empedu adalah kolik bilier dan nyeri hebat. Selain itu, ada juga gejala seperti rasa penuh, tidak nyaman dan refluks asam. Gejala utama batu saluran empedu ekstrahepatik meliputi kolik perut bagian kanan atas, menggigil dan demam tinggi, dan penyakit kuning. Kolesistitis intrahepatik tidak memiliki gejala yang jelas, tetapi kadang-kadang dapat terlihat pada perut kanan atas kembung, demam, dan sebagainya. 2. Tes laboratorium: seperti tes darah rutin, tes indeks peradangan dan tes fungsi hati. 3. Tes pencitraan: termasuk USG, CT abdomen, kolangiopankreatografi resonansi magnetik, kolangiopankreatografi retrograd endoskopi dan sebagainya. Pasien yang menduga memiliki batu empedu harus pergi ke rumah sakit untuk meningkatkan pemeriksaan yang relevan sebelum melakukan pengobatan yang ditargetkan.