Setelah operasi katarak, pasien biasanya perlu melakukan pemeriksaan ulang pada hari pertama, satu minggu, satu bulan, dan tiga bulan, tergantung pada kondisinya.
Pada hari pertama operasi, tekanan mata, ketajaman penglihatan, kedalaman bilik mata depan, transparansi kornea, posisi lensa, dan kondisi fundus pasien akan diperiksa, yang akan membantu menilai efek operasi dan memudahkan dokter dalam memberikan panduan mengenai pengobatan pasca operasi.
Jika tidak ada masalah pada hari pertama pemeriksaan pasca operasi, pasien akan diminta untuk melakukan pemeriksaan lanjutan setelah satu minggu, yang juga terutama untuk mengamati apakah ketajaman penglihatan pasien normal, bagaimana ukuran tekanan intraokular, kondisi fundus mata, transparansi dan posisi lensa, serta apakah ada infeksi, perdarahan dan kondisi lainnya.
Pemeriksaan ulang mungkin diperlukan satu bulan atau tiga bulan setelah operasi, yaitu untuk memeriksa status mata pasien secara keseluruhan. Pada saat ini, perlu difokuskan untuk mengamati bagaimana status refraksi pasien, dan jika terdapat kelainan refraksi, perlu memakai kacamata khusus untuk mengoreksinya tepat waktu. Pada saat yang sama, efek obat dapat dinilai untuk menentukan apakah kondisi pasien sedemikian rupa sehingga penggunaan obat dapat dihentikan.
Jika mata pasien menjadi tidak nyaman setelah operasi, pasien harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan sesegera mungkin, untuk menghindari memburuknya kondisi dan mempengaruhi penglihatan pasien.