Umumnya, fraktur isthmus lumbal tidak mempengaruhi kehamilan, tetapi kehamilan akan menambah beban pada tulang belakang lumbal, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter sebelum hamil.
Fraktur lumbal isthmus biasanya tidak mempengaruhi kehamilan, tetapi setelah kehamilan, perubahan hormon dalam tubuh akan menyebabkan ligamen sendi mengendur, dan rahim yang membesar akan menggeser pusat gravitasi tubuh ke belakang, yang akan meningkatkan beban tulang belakang lumbal, dan dapat menyebabkan nyeri pinggang yang signifikan. Wanita dengan fraktur lumbal isthmus dapat diperiksa oleh dokter sebelum hamil. Beristirahatlah dengan cukup setelah kehamilan dan hindari berdiri atau mengejan dalam waktu lama.
Setelah hamil, Anda juga harus memperbaiki pola makan Anda di bawah bimbingan dokter Anda dan memastikan bahwa Anda mengonsumsi cukup nutrisi untuk memenuhi pertumbuhan janin dan kebutuhan fisiologis ibu. Sejak pertengahan kehamilan dan seterusnya, Anda juga harus meningkatkan asupan makanan kaya kalsium seperti produk susu dan mengonsumsi suplemen kalsium seperti yang diresepkan oleh dokter Anda untuk memenuhi kebutuhan Anda dan kebutuhan perkembangan tulang janin.
Selain itu, ketika nyeri punggung terjadi, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mengidentifikasi penyebab spesifik dari penyakit ini.