Pendarahan pada tinja pria dapat berhubungan dengan wasir, fisura anus, polip dubur, kanker dubur, dan penyebab lainnya.
1. Wasir: pasien pria dengan wasir dapat disebabkan oleh tinja yang kering ketika menggosok varises wasir yang membesar, sehingga menyebabkan perdarahan pada tinja. Selain perdarahan juga dapat disertai dengan rasa gatal pada perianal, nyeri dan manifestasi lainnya.
2. Fisura ani: pasien pria dengan fisura ani dapat menyebabkan perdarahan pada tinja akibat robeknya kulit perianal selama sembelit. Selain pendarahan, dapat disertai dengan nyeri yang menjalar di paha bagian dalam dan perineum.
3. Polip rektum: seiring dengan perkembangan penyakit, polip secara bertahap bertambah besar, menyebabkan kompresi selama buang air besar, yang menyebabkan deformasi tinja, atau karena erosi atau ulserasi pada permukaan polip, yang mengakibatkan gejala perdarahan dengan berbagai tingkat keparahan.
3. Kanker rektum: pasien pria dengan kanker rektum juga dapat mengalami pendarahan pada tinja, yang mungkin disebabkan oleh kanker yang menyerang pembuluh darah. Selain pendarahan, hal ini dapat disertai dengan perubahan kebiasaan buang air besar dan sensasi jatuh pada dubur.
Ada banyak alasan lain yang menyebabkan pria mengeluarkan darah dari tinja, sehingga disarankan agar pasien tersebut berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter setelah diagnosis yang jelas.