Apa yang salah dengan tangan Anda?

Sering mati rasa pada tangan mungkin merupakan faktor fisiologis, tetapi juga dapat merupakan gejala penyakit tertentu, seperti spondilosis serviks, stroke, sindrom terowongan karpal, dll., dan harus segera dikonsultasikan untuk mengetahui penyebab penyakit. 1. Faktor fisiologis: karena postur tubuh yang salah, seperti kebiasaan tidur dengan tangan bantal dalam waktu lama, menyebabkan terhambatnya peredaran darah di tangan, Anda mungkin merasa mati rasa di tangan, dan bisa sembuh setelah mengubah postur tubuh. 2. Faktor patologis: (1) spondylosis serviks: spondylosis serviks adalah penyakit yang didasarkan pada perubahan patologis degeneratif, pasien biasanya mengalami nyeri kepala dan leher, mati rasa pada tungkai atas, pusing dan gejala lainnya, sehingga tangan sering mati rasa mungkin disebabkan oleh spondylosis serviks. (2) Stroke: Stroke adalah gangguan sirkulasi darah otak, pasien biasanya muncul mati rasa pada tangan dan kaki, lemas, sulit meludah dan gejala lainnya, sehingga tangan sering mati rasa juga dapat disebabkan oleh stroke. (3) Sindrom Terowongan Karpal: Sindrom Terowongan Karpal dapat disebabkan oleh penggunaan pergelangan tangan yang berlebihan dalam jangka panjang, atau mungkin disebabkan oleh kompresi eksogen, yang akan menyebabkan tangan sering mati rasa. Sering mati rasa pada tangan yang tidak mudah hilang atau berulang harus segera dikonsultasikan, dan dokter harus diminta untuk mengklarifikasi penyebab spesifik dan, jika perlu, melakukan perawatan yang sesuai.