Operasi payudara biasanya merupakan prosedur anestesi umum dan anestesi dapat dibagi menjadi anestesi inhalasi dan anestesi intravena, yang biasanya diberikan melalui akses intravena. Anestesi umum memiliki administrasi induksi dan pemeliharaan. Periode induksi adalah tahap dari terjaga hingga kehilangan kesadaran setelah menerima anestesi. Sebelum induksi, akses vena dalam akan dibuat dengan menusuk vena subklavia bilateral, vena jugularis interna atau vena femoralis, dan kemudian anestesi akan disuntikkan melalui kanula vena dalam, pembuatan akses vena adalah untuk tujuan penyelamatan tepat waktu jika terjadi keadaan darurat selama operasi. Periode pemeliharaan adalah untuk mempertahankan kedalaman anestesi yang sesuai untuk pemberian obat secara terus menerus, dan baik periode induksi maupun pemeliharaan dapat memilih inhalasi atau pemberian intravena, tergantung pada keadaan tertentu. Dianjurkan untuk menjaga sikap yang baik dan mengikuti instruksi dokter untuk persiapan pra operasi.