Teh oolong, juga dikenal sebagai teh hijau, adalah teh semi-fermentasi, dan tidak memiliki efek sebagai obat, tetapi hanya menyediakan energi bagi tubuh dengan mengisi kembali tubuh dengan nutrisi seperti polifenol teh dan theobromine.
Teh oolong dibuat melalui prosedur pembunuhan, pelayuan, pengocokan, dan semi-fermentasi.
Teh oolong mengandung polifenol teh, theobromine, kafein, fitokimia, asam amino, protein, asam organik, lipopolisakarida, gula, enzim, vitamin, dan banyak komponen kimia organik lainnya.
Karena teh oolong hanyalah sejenis teh, ia tidak memiliki efek obat, sehingga hanya dapat mengisi kembali tubuh dengan sejumlah kecil nutrisi yang dibutuhkan setelah meminumnya, tetapi peran utamanya adalah menyediakan air.
Karena teh oolong mengandung kafein, teh oolong dapat dengan mudah membuat orang merasa bersemangat, sehingga penderita insomnia dapat memperburuk insomnia mereka setelah meminumnya.
Disarankan agar penderita insomnia mencoba untuk tidak meminum teh oolong, dan segera pergi ke rumah sakit jika merasa tidak enak badan.