Bisakah Anda hamil dengan hipotiroidisme?

Pasien dengan hipotiroidisme dapat hamil, dan disarankan agar fungsi tiroid dipertahankan pada tingkat normal sebelum kehamilan, dan fungsi tiroid dipantau secara teratur. Kadar hormon tiroid yang rendah pada pasien hipotiroidisme dapat menyulitkan wanita untuk hamil, atau menyebabkan keguguran dengan aura atau pertumbuhan janin terhenti selama kehamilan, dan juga dapat mempengaruhi perkembangan neurologis janin, yang dapat menyebabkan anak terlahir dengan kretinisme. Jika pasien hipotiroid ingin hamil, ia harus mengonsumsi tablet natrium levotiroksin sebagai terapi pengganti di bawah bimbingan dokter untuk mengontrol hormon tiroidnya ke tingkat normal sebelum ia dapat hamil, dan ia harus memeriksakan fungsi tiroidnya setiap 4-6 minggu setelah hamil. Pasien dengan hipotiroidisme harus mempersiapkan kehamilan di bawah bimbingan dokter.