Pendarahan hidung pada anak-anak dapat dibagi menjadi pendarahan hidung yang disebabkan oleh faktor lokal, dan pendarahan hidung yang disebabkan oleh faktor sistemik: 1. Faktor lokal yang paling umum adalah rinitis kering, alasannya adalah karena meningkatnya kerapuhan pembuluh darah kering di mukosa hidung, yang dapat menyebabkan pendarahan ketika buang air besar dan bersin, sebagian besar disebabkan oleh pola makan yang tidak benar, seperti tidak makan sayuran dan kurang minum air putih, yang menyumbang lebih dari 90% dalam praktik klinis; 2. Benda asing di hidung atau mengorek hidung, usia 2-5 tahun Anak-anak suka mengorek hidung dengan tangan atau memasukkan berbagai benda asing ke dalam rongga hidung yang dapat menyebabkan perdarahan hidung. Trauma hidung dapat menyebabkan perdarahan karena trauma karena anak-anak lebih aktif; 3. Peradangan akut lokal dapat menyebabkan perdarahan, serta tumor hidung, seperti tumor ganas pada sinus di masa kanak-kanak, yang sangat jarang terjadi, tetapi perdarahan hidung adalah gejala pertama; 4. Faktor-faktor sistemik, seperti penyakit darah, termasuk hemofilia, leukemia, purpura trombositopenik, dan anemia aplastik Penyakit sistemik, seperti kekurangan vitamin C, vitamin K dan vitamin P, seperti hipertensi; 6. Penyakit genetik, seperti pelebaran kapiler yang diturunkan dapat menyebabkan rinorea. Semua faktor di atas dapat terjadi secara individual atau dalam kasus yang kompleks dan harus dianalisis dengan cermat dan dipertimbangkan secara menyeluruh.