Hal ini juga dikenal sebagai ophthalmoplegia, yang biasanya disebabkan oleh kelelahan atau terlalu sering menggunakan mata, yang meningkatkan rangsangan otot-otot di sekitar kelopak mata. Kelopak mata bawah yang turun biasanya dapat diatasi dengan pijat mata atau istirahat. Jika perlu, pasien dapat diberikan elektromiogram, yang dapat menunjukkan potensi mioklonik, dan obat oral seperti karbamazepin, serta vitamin B dan neurotropik. Jika gejala yang dialami pasien parah, terapi penutupan dapat diberikan jika perlu, dan jika pengobatan medis tidak efektif, dapat dikonsultasikan dengan dokter bedah saraf untuk penanganan bedah berupa dekompresi mikrovaskular.