Waktu kelangsungan hidup pembuluh darah yang pecah di jantung terkait dengan lokasi lesi, dan tidak ada waktu kelangsungan hidup yang pasti. Pecahnya pembuluh darah kecil umumnya tidak mengancam jiwa, dan pengobatan tepat waktu biasanya tidak mempengaruhi siklus hidup; pecahnya pembuluh darah besar kemungkinan besar akan membahayakan nyawa dan kesehatan. 1. Pecahnya pembuluh darah kecil: Jika pecahnya pembuluh darah kecil, dapat menyebabkan gejala perdarahan di jaringan sekitarnya. Namun, selama pendarahan dihentikan tepat waktu melalui terapi kompresi, tidak akan membahayakan nyawa dan kesehatan pasien. 2. Pecahnya pembuluh darah besar: jika pembuluh darah besar seperti aneurisma koarktasio aorta pecah, setelah penyelamatan tidak tepat waktu, akan sangat membahayakan nyawa dan kesehatan pasien, dan dapat meninggal dalam beberapa jam; jika penyelamatan tepat waktu, perlu juga menilai kelangsungan hidup pasien sesuai dengan hasil pengobatan serta munculnya komplikasi. Bahaya pecahnya pembuluh darah jantung tidak boleh diremehkan, dan disarankan agar pasien secara aktif mencari perawatan di rumah sakit jika kondisi ini terjadi.