Apakah sel darah putih air mani yang tinggi berpengaruh pada pembuahan?

1. Apa yang dimaksud dengan spermatozoospermia leukositik? Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa jumlah sel darah putih dalam air mani normal tidak boleh melebihi 1,0 x 106/ml, dan nilai yang melebihi ini disebut sebagai spermatozoa leukositik. 2. Apakah spermatozoa leukositik mempengaruhi kesuburan? Peran utama leukosit air mani adalah menelan bakteri dan benda asing. Namun demikian, peningkatan leukosit dapat menyebabkan penurunan konsentrasi sperma, vitalitas dan tingkat malformasi, yang mengakibatkan perubahan struktur kromatin sel sperma, kerusakan DNA sperma dan peningkatan jumlah sel spermatogenik yang belum matang, yang pada akhirnya menyebabkan ketidaksuburan. 3. Apa penyebab utama dari spermatozoa leukositik? Penyebab umum leukositosis pada air mani adalah: infeksi saluran reproduksi, seperti bakteri umum, klamidia, mikoplasma, dan infeksi lainnya. Infeksi saluran reproduksi dapat melibatkan testis, epididimis, dan gonad aksesori lainnya pada pria, dan leukosit serta produknya pada saluran reproduksi yang terinfeksi akan berdampak pada berbagai tahap perkembangan dan pematangan sperma. Oleh karena itu, untuk sel darah putih yang tinggi yang disebabkan oleh faktor infeksi, diperlukan pengobatan antiinflamasi dan kehamilan dapat dipertimbangkan setelah pengobatan. 4. Bagaimana pengobatannya? Secara klinis, untuk pasien dengan spermatozoa leukosit dengan gejala inflamasi, pengobatan antiinflamasi atau antioksidan dapat digunakan untuk mengurangi konsentrasi leukosit dalam air mani untuk meningkatkan kualitas air mani dan meningkatkan laju morfologi sperma normal, dan juga melalui suplementasi dengan elemen seperti selenium, seng atau vitamin E untuk meningkatkan motilitas sperma dan meningkatkan kesuburan pria sebelum pembuahan. 5. Apakah teknik reproduksi berbantuan akan berdampak? Namun, dalam praktik klinis, kami juga menemukan kasus-kasus di mana perawatan berulang kali masih gagal menurunkan sel darah putih menjadi normal. Jika hal ini terjadi, bisakah kita memiliki anak? Bagi pasangan infertil yang menjalani reproduksi berbantu, leukosit air mani yang tinggi tidak akan memengaruhi proses pembuahan berbantu karena kami dapat menyeleksi sperma berkualitas tinggi melalui optimalisasi air mani di laboratorium, yang dapat sangat mengurangi dampak leukosit air mani pada teknik reproduksi berbantu. Untuk pasangan yang ingin memiliki anak sendiri, diperlukan tes lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya. Penting juga untuk diingat bahwa ketika menangani leukosit tinggi, Anda harus menjauhi suhu tinggi, radiasi, bahan kimia beracun, dan lingkungan kerja lainnya, berhenti merokok, batasi konsumsi alkohol, jangan begadang, dan berolahragalah dengan benar untuk meningkatkan pengobatan Anda.