Bekas jerawat yang tertinggal di wajah, yaitu pigmentasi yang tertinggal setelah penyembuhan jerawat, dapat diperbaiki dengan perawatan umum, penggunaan obat-obatan (krim hidrokuinon, dll.), dan terapi fisik, tergantung pada tingkat keparahan bekas jerawat.
1. Perawatan umum: pasien perlu memperhatikan tabir surya dalam kehidupan normal mereka, cobalah untuk menghindari stimulasi sinar ultraviolet pada kulit di area bekas jerawat, untuk menghindari bekas jerawat menjadi semakin parah. Dalam waktu dekat, pasien harus memperhatikan keteraturan kerja dan istirahat, dan makan lebih banyak makanan yang kaya vitamin C. Pasien dengan bekas jerawat berwarna terang mungkin akan memudar dalam waktu setengah tahun atau lebih.
2. Pengobatan: Oleskan krim hidrokuinon atau obat lain yang meningkatkan penyerapan pigmen ke area bekas jerawat, atau gunakan benzoil peroksida atau asam azelaic untuk memperbaiki hiperpigmentasi yang tersisa setelah jerawat sembuh.
3. Terapi fisik: perawatan titik laser dapat dilakukan, penggunaan panjang gelombang tertentu dari efek fototermal selektif laser, partikel melanin di area bekas jerawat akan terurai, tetapi setelah perawatan perlu tabir surya yang ketat.
Dianjurkan agar pasien dengan bekas jerawat di wajah mereka harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan dirawat secara ketat di bawah bimbingan spesialis, dan tidak boleh menggunakan obat atau perawatan sesuka hati, agar tidak menimbulkan konsekuensi yang merugikan.