Peran nebulisasi

Penggunaan obat yang berbeda untuk nebulisasi memiliki efek yang berbeda, seperti yang dijelaskan di bawah ini: 1. Penggunaan budesonid: dapat mengurangi kongesti dan edema lokal, dan juga mengurangi hiperresponsif saluran napas, misalnya, ketika pasien menderita asma varian batuk atau asma, budesonid dapat diberikan untuk nebulisasi; 2. Penggunaan ipratropium bromida, salbutamol: secara efektif dapat meringankan bronkospasme dan saluran bronkus diastolik untuk tujuan menenangkan asma; 3. Penggunaan amilorid atau asetilsistein: secara klinis, obat ini dapat berperan dalam mengencerkan dahak dan mendorong keluarnya dahak.