Harapan hidup seorang pasien berusia 30 tahun dengan hipertensi sangat bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor, seperti seberapa baik tekanan darah dikontrol, seberapa baik organ target yang rusak, dan seberapa baik tubuh individu menoleransinya. Jika pasien meminum obat antihipertensi tepat waktu dan dengan dosis yang tepat seperti yang diresepkan oleh dokter mereka untuk menjaga tekanan darah mereka dalam kisaran ideal, harapan hidup umumnya tidak terpengaruh. Hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada endotel arteri, yang menyebabkan penumpukan lipid di bawah endotel yang rusak dan perkembangan aterosklerosis secara bertahap. Perkembangan aterosklerosis dapat menyebabkan penyempitan dan bahkan penyumbatan pembuluh darah. Oleh karena itu, sangat penting bagi pasien untuk menjaga tekanan darah mereka tetap terkendali. Jika tekanan darah dapat dikontrol di bawah 130/80 mmHg, organ-organ target terlindungi dan elastisitas pembuluh darah yang baik dipertahankan, maka harapan hidup pasien tidak akan terganggu. Oleh karena itu, pasien hipertensi muda disarankan untuk mendiagnosis dan mengobati secara dini, memantau tekanan darah mereka dan melakukan stratifikasi risiko hipertensi secara teratur untuk menyesuaikan pengobatan mereka. Perhatian sehari-hari harus diberikan pada kehidupan yang teratur, hindari begadang, hindari kegembiraan yang berlebihan dan aktivitas yang berlebihan, berhenti merokok dan minum, dan rileks.