Apa dampak depresi yang dialami wanita hamil terhadap janinnya?

Depresi emosional yang berkepanjangan pada wanita hamil dapat menyebabkan perkembangan janin yang tidak normal, menyebabkan terjadinya henti jantung janin, preeklampsia dan penyakit lainnya.
Kondisi mental, perilaku, dan emosi wanita hamil akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin. Ketika ia mengalami depresi kronis, hal ini dapat menyebabkan gangguan pada kadar hormon dan fungsi saraf otonom, yang mengakibatkan perkembangan janin yang tidak normal dan penghentian janin dalam kandungan.
Suasana hati yang rendah juga dapat menyebabkan kontraksi rahim, yang menyebabkan terjadinya keguguran prematur. Bahkan jika janin berhasil dilahirkan, hal ini akan berdampak pada kepribadian dan kecerdasan bayi.
Wanita hamil disarankan untuk menjaga suasana hati tetap bahagia, belajar mengatur diri sendiri, memperhatikan istirahat, makan dengan cukup, melakukan pemeriksaan kandungan secara teratur dan, jika perlu, mencari pertolongan medis di rumah sakit dan melakukan penyesuaian psikologis dengan bantuan dokter.