Apakah vaksin campak, gondongan, dan rubella dapat menyebabkan epilepsi?

Vaksin campak, gondong, dan rubella biasanya tidak menyebabkan kejang. Vaksin campak, rubella, dan gondong, yang juga dikenal sebagai vaksin MMR, adalah kombinasi vaksin yang melindungi dari tiga penyakit: campak, rubella, dan gondong. Kejang umumnya tidak terjadi setelah penggunaan vaksin MMR, tetapi beberapa efek samping yang umum terjadi seperti demam, ruam, batuk, dan gejala lainnya dapat terjadi. Anda perlu diobservasi di tempat vaksinasi selama lebih dari 30 menit setelah vaksinasi dan hanya boleh pulang setelah tidak ada efek samping yang jelas. Kejang dapat terjadi pada beberapa orang setelah vaksinasi, tetapi kejadian insidental tidak dapat dikesampingkan. Disarankan untuk menunda vaksinasi MMR selama kejang berulang dan selama fase akut penyakit. Kejang setelah vaksinasi dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis.