Tidak ada pengobatan khusus untuk sindrom mulut terbakar. Pengobatan terdiri dari obat lokal dan sistemik, terutama antidepresan. 1. Obat sistemik: clonazepam adalah obat lini pertama untuk pengobatan sindrom mulut terbakar, antidepresan trisiklik, seperti amitriptilin, dan antikonvulsan, seperti karbamazepin, juga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Obat-obatan di atas dapat menyebabkan kantuk, sakit kepala ringan, malaise, dan tardive, tergantung pada dosisnya. Dilarang bagi penderita alergi, wanita hamil dan menyusui. 2. Obat topikal: Penelitian telah menunjukkan bahwa clonazepam dalam bentuk topikal yang dioleskan pada area yang sakit dapat meredakan ketidaknyamanan sindrom mulut terbakar. Jika Anda menderita sindrom mulut terbakar, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Semua obat di atas harus digunakan di bawah pengawasan medis.