Kelenjar getah bening dengan batas yang jelas biasanya bersifat jinak; jika kelenjar getah bening berbentuk tidak beraturan, memiliki batas yang tidak jelas dan keras, kemungkinan besar bersifat ganas. Pada sebagian besar kasus, batas kelenjar getah bening yang jelas adalah jinak, tetapi bentuk dan tekstur kelenjar getah bening, serta hasil pemeriksaan patologis akhir, diperlukan untuk menentukan diagnosis akhir. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peradangan, maka dapat diklarifikasi apakah disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, dan obat antiinflamasi atau anti virus seperti cefprozil dan ribavirin harus dikonsumsi secara oral; jika peradangan kelenjar getah bening akibat TBC, maka harus dikombinasikan dengan obat anti TBC seperti isoniazid dan rifampisin; jika peradangan kelenjar getah bening akibat jaringan ikat, maka harus diberikan glukokortikosteroid (seperti prednison) dan interferon sesuai dengan resep dokter. Untuk kelenjar getah bening ganas stadium awal, ada juga kasus yang memiliki batas yang jelas, karena lesi melibatkan seluruh kelenjar getah bening, maka akan menyebabkan bentuk yang tidak beraturan, batas yang tidak jelas, dan kekerasan pada kelenjar getah bening. Untuk lesi dengan batas yang jelas, pengobatan harus dilakukan sesuai dengan hasil pemeriksaan dan pendapat dokter.