Pemulihan setelah operasi retina baik atau tidak, tergantung pada tingkat keparahan penyakit dan kondisi fisik pasien. Biasanya, jika indikasi untuk operasi retina eksternal terpenuhi, perawatan pascaoperasi yang baik diberikan, dan tidak ada komplikasi pascaoperasi yang jelas, maka pemulihannya relatif baik. Namun, jika kondisi fisik pasien buruk, dan terjadi komplikasi seperti glaukoma setelah operasi, maka hasil pemulihannya relatif buruk. Pembedahan retina dapat dibagi menjadi dua jenis: eksternal dan internal. Pendekatan eksternal, yang dikenal sebagai kompresi ekstrasklera, menggunakan kondensor untuk menutup lubang pada sklera dan spons silikon untuk mengaplikasikan perban kompresi melingkar pada sklera untuk mengatur ulang retina. Prosedur ini tidak memerlukan pengisian intraokular dan masa pemulihannya relatif singkat, biasanya sekitar satu minggu. Bedah retina eksternal memiliki cakupan aplikasi yang lebih sempit dan biasanya diperuntukkan bagi pasien dengan kekosongan yang jelas dan ablasio retina yang masih baru. Lebih sulit untuk memulihkan retina secara sempurna dan terdapat risiko ablasio retina. Oleh karena itu, bahkan setelah pemulihan dari bedah retina eksternal, perawatan mata yang baik tetap diperlukan untuk meminimalkan risiko kekambuhan. Setelah operasi retina eksternal, Anda harus mengikuti petunjuk dokter tentang cara merawat mata dengan baik, menjaga area luka tetap bersih dan higienis, serta mengganti obat secara teratur untuk mempercepat pemulihan.