Sindrom nefrotik biasanya lebih serius bila mikroalbumin urin mencapai 300mg/L.
Sindrom Nefrotik adalah sekelompok penyakit yang ditandai dengan proteinuria masif, hipoproteinaemia, hiperlipidemia dan edema. Etiologi dapat dibagi menjadi dua kategori: primer dan sekunder. Yang pertama mengacu pada lesi yang terutama melibatkan glomerulus, dan sindrom nefrotik sekunder harus disingkirkan untuk memastikan diagnosis. Pasien dengan sindrom nefrotik dengan mikroalbumin urin 300mg/L biasanya lebih serius dan harus segera ditangani.
Pengobatan sindrom nefrotik meliputi pengobatan simtomatik, seperti diuretik (furosemid) pembengkakan diuretik, obat ACEI/ARB (Benadryl, Irbesartan, dll.) untuk menurunkan tekanan darah dan protein kemih, imunosupresi (glukokortikoid, siklofosfamid, siklosporin) untuk menekan peradangan kekebalan tubuh.
Pasien dengan mikroalbumin urin sindrom nefrotik 300mg/L harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan dirawat di bawah bimbingan dokter profesional. Obat-obatan harus digunakan sesuai dengan saran medis, jangan mengobati sendiri.