Bau asam pada feses bayi dapat disebabkan oleh kondisi normal, gangguan pencernaan, intoleransi laktosa, dan alasan lainnya.
1. Kondisi normal: Tinja yang normal mengandung produk pemecahan protein, seperti indol, bau tinja, merkaptan, hidrogen sulfida, dll. Terdapat bau asam tertentu, dan dalam banyak kasus, normal bagi bayi untuk mengeluarkan bau asam tanpa diare atau sembelit.
2. Gangguan pencernaan: bau asam pada tinja disebabkan oleh makanan berprotein yang berada di dalam usus terlalu lama, melalui fermentasi bau asam, sehingga penumpukan makanan bayi menyebabkan penumpukan makanan di dalam saluran usus, maka kotoran yang keluar akan berbau asam.
3. Intoleransi laktosa: jika sekresi laktase bayi tidak mencukupi, tidak dapat sepenuhnya mencerna laktosa dalam ASI, laktosa yang tidak tercerna dalam fermentasi saluran usus, menghasilkan asam, yang menyebabkan tinja bayi berbau asam.
Orang tua harus membawa bayinya ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan mengambil tindakan yang efektif di bawah bimbingan dokter. Biasanya, Anda harus memperhatikan perut bayi agar tetap hangat, makan lebih sedikit dan lebih banyak.