Apa saja tanda-tanda serangan pada orang yang menderita rabies?



Manifestasi serangan pada orang yang menderita rabies meliputi gejala seperti takut air, takut angin, dan kejang otot.

1. Fase invasif: Sebelum timbulnya keadaan tereksitasi, sebagian besar pasien datang dengan demam ringan, kehilangan nafsu makan, mual, sakit kepala, kelelahan, dan rasa tidak enak badan, mirip dengan flu. Gejala awal yang penting secara diagnostik adalah sensasi abnormal di dalam dan di sekitar luka, mati rasa, gatal, nyeri, dan sensasi seperti semut berjalan, yang disebabkan oleh rangsangan saraf selama reproduksi virus.

2. Fase eksitasi: pasien secara bertahap memasuki kondisi eksitasi tinggi, yang ditandai dengan rasa takut yang ekstrem, takut air, takut angin, kejang otot faring paroksismal, dan kesulitan buang air kecil.

3. Periode kelumpuhan: gejala kegembiraan pasien berhenti, dan kemudian gejala kelumpuhan akan muncul. Penampilan menjadi tenang dan tidak lagi sensitif terhadap rangsangan eksternal. Pasien secara bertahap menderita gangguan gerakan mata dan tidak berekspresi, dan secara bertahap akan berkembang menjadi kelumpuhan otot pernapasan dan henti jantung.

Ketika ada gejala kejang pada pasien rabies, dianjurkan untuk segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.