Bagaimana melakukan pemeriksaan neurologis

Praktik spesifik pemeriksaan neurologis adalah sebagai berikut: 1. Pemeriksaan fisik: Dokter melakukan pemeriksaan secara langsung pada pasien. Ketika pasien masuk ke rumah sakit atau klinik rawat jalan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik sederhana dengan bantuan instrumen sederhana, menggunakan palu perkusi, penekan lidah, penyeka kapas, dan lain-lain, termasuk pemeriksaan kekuatan, sensasi, refleks, dan aspek saraf kranial pasien. Misalnya, dokter akan meminta pasien untuk memegang tangan dengan erat atau meluruskannya untuk menguji kekuatan; mengambil palu perkusi untuk mematahkan tendon untuk melihat kekuatan refleks; menggunakan ujung jarum yang tumpul untuk menstimulasi area lokal untuk melihat sensasi; dan juga menggunakan kapas untuk melakukan refleks jarum patologis, dll.; 2. Pemeriksaan terkait lainnya: yaitu pemeriksaan lebih lanjut dengan bantuan alat, seperti CT, MRI, dll., Untuk melihat struktur dan aktivitas di dalam otak, dan elektromiografi untuk melihat aktivitas konduksi saraf, yang merupakan tes yang relatif rumit. Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang relatif rumit.