Dapatkah dermatitis kontak diberantas sepenuhnya?

Dermatitis kontak belum sepenuhnya diberantas, tetapi dapat diatasi dengan kombinasi perubahan gaya hidup, terapi fisik, obat oral dan topikal. 1. Perbaikan kebiasaan hidup: usahakan menjauhi alergen yang diketahui, perhatikan istirahat, kurangi stres, hindari kontak dengan zat pedas seperti alkohol dan tembakau, perbanyak olahraga, biasanya dapat mengonsumsi probiotik untuk meningkatkan kesehatan usus, tingkatkan kekebalan tubuh. 2. Terapi fisik: Anda dapat menggunakan peremajaan foton dan mesin fotolistrik lainnya, penggunaan cahaya merah dan biru spektral yang berbeda untuk iradiasi lokal dermatitis. 3. Obat oral: Antihistamin, seperti diphenhydramine, cetirizine, chlorpheniramine dan natrium diklofenak, dapat digunakan untuk mengobati alergi. Jika terdapat kombinasi infeksi, antibiotik seperti roxithromycin, penisilin, dan sefalosporin dapat ditambahkan. Selain itu, jika alerginya meluas dan mengeluarkan cairan, glukokortikosteroid, seperti prednison atau deksametason, dapat diberikan. 4. Pengobatan topikal: Pada tahap akut, Departemen penggunaan eksternal bilas lotion gliserit dan kompres basah larutan asam borat 3% pada luka. Pada tahap kronis dapat diobati dengan salep berlapis emas kacang hitam dan salep seng oksida, seperti infeksi gabungan dapat ditambahkan dengan antibiotik seperti neomisin, mupirosin dan eritromisin untuk membantu anti-inflamasi. Jika gejala dermatitis kontak tidak kunjung sembuh, atau disertai dengan gejala lain, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, untuk mengidentifikasi penyebabnya dan memberikan pengobatan yang tepat sasaran.