Manfaat kegiatan di luar ruangan untuk bayi sangat banyak, dan musim dingin tidak boleh dilewatkan!

Pada musim dingin, banyak orang tua yang enggan membawa bayinya ke luar rumah karena takut bayi akan kedinginan. Faktanya, bayi dapat keluar rumah dengan tepat setelah 1 bulan, dan aktivitas di luar ruangan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi, dan penting untuk fokus pada aktivitas di luar ruangan sepanjang tahun. Di musim dingin, di bawah sinar matahari, tidak ada kabut, angin tidak terlalu kencang, cocok untuk membawa bayi ke kegiatan di luar ruangan. 1, kegiatan di luar ruangan dapat meningkatkan kebugaran fisik Sinar matahari bayi, sinar ultraviolet di bawah sinar matahari dapat mendorong tubuh untuk memproduksi vitamin D, untuk mencegah rakhitis pediatrik. Sinar ultraviolet matahari juga memiliki fungsi sterilisasi dan desinfeksi, dan fungsi meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh manusia. Udara dingin dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengatur suhu tubuh dan meningkatkan toleransi tubuh terhadap rangsangan dingin, keluar rumah untuk meniupkan angin adalah cara yang baik untuk mencegah masuk angin. Jarang melakukan aktivitas di luar ruangan pada bayi, mungkin angin di udara dingin; dan sering melakukan aktivitas di luar ruangan pada bayi, jarang kedinginan. 2, kegiatan di luar ruangan kondusif untuk perkembangan kecerdasan Udara luar ruangan lebih segar daripada udara dalam ruangan, udara segar mengandung oksigen yang cukup, sangat penting untuk perkembangan otak bayi. Oleh karena itu, kita perlu sering membawa bayi ke luar ruangan untuk menghirup udara segar, agar perkembangan otak bayi mendapatkan oksigen yang cukup. Ketika Anda berada di luar ruangan, ajaklah bayi Anda untuk melihat bunga dan pepohonan serta mendengarkan berbagai macam suara. Kulit bayi Anda terstimulasi oleh angin dan dapat merasakan karakteristik suhu musiman. Ketika bayi berada di luar ruangan, mereka memiliki kesempatan untuk bersentuhan dengan lebih banyak orang, dan mungkin ada bayi lain yang juga berada di luar ruangan. Kontak yang tepat antara bayi dan orang lain membantu perkembangan kemampuan persepsi. 3. Metode kegiatan di luar ruangan Saat berada di luar ruangan, Anda dapat meletakkan bayi Anda yang berusia di bawah 1 tahun di kursi dorong atau menggendongnya. Jika bayi berusia lebih dari 1 tahun, dapat berjalan, dan terutama lincah dan aktif, Anda dapat membiarkan bayi berjalan dan melompat secara mandiri, kami mengikuti untuk melindungi bayi. Kita dapat menunjuk beberapa objek tertentu dan berkata kepada bayi, “Ini pohon hijau, itu bunga merah, dan itu burung.” Ketika Anda melihat orang yang lebih tua, katakan, “Sayang, ini nenek dan itu kakek.” Bayi dapat berlatih berbicara sambil melihat dunia luar yang indah. 4. Saat yang Tepat untuk Kegiatan Luar Ruangan Orangtua-Anak Pada suatu sore yang berangin, saya melihat seorang ayah menggendong bayinya. Sang ayah berkata, “Sayang, ayo berjemur!” Si bayi berkata, “Mengapa berjemur?” Sang ayah berkata, “Berjemur bisa membuatmu tumbuh lebih tinggi, setinggi ayahmu! Saat kamu tumbuh lebih tinggi, kamu bisa memegang dahan-dahan pohon ini.” Bayi itu berkata, “Aku bisa membuat tangga!” Saya tertawa di samping saya, haha, bayi sekecil itu sudah tahu cara membuat tangga! Saya kira sang ayah mencoba mencari kata-kata yang dapat dimengerti oleh bayinya, tetapi bayinya tidak mengerti bahwa berjemur dapat membunuh kuman atau menghasilkan vitamin D. Sang ayah menggendong bayinya, dengan sabar dan lembut mengobrol dengan bayinya, yang terlihat penasaran, sementara wajah sang ayah penuh dengan kebahagiaan. Ini mungkin pemandangan yang paling hangat di musim dingin. Mengajak bayi Anda ke luar rumah, tidak hanya baik untuk perkembangan fisik dan mental bayi Anda, tetapi juga merupakan saat yang sangat berharga dan indah bagi orang tua dan anak! Sudahkah Anda mengajak bayi Anda beraktivitas hari ini?