Bypass jantung dan pemasangan stent dapat diterapkan pada berbagai tahap penyakit jantung koroner dan pasien yang berbeda, dan tidak mungkin untuk membuat penilaian yang murni baik atau buruk. Stenting jantung terutama digunakan dalam pengobatan penyakit jantung koroner. Prosedur ini terutama merupakan cara invasif minimal untuk melebarkan area aterosklerosis dan kemudian menanamkan stent untuk memastikan kelancaran aliran darah melalui arteri koroner; prosedur ini hanya memerlukan tusukan pada arteri femoralis atau arteri radial, yang biasanya tidak menimbulkan trauma dan lebih cepat pulih. Namun, pasien dengan stenosis difus pada pembuluh darah koroner di daerah jantung, atau stenosis di beberapa bagian jantung, yang membutuhkan penggunaan lebih dari empat stent atau tidak cocok untuk pemasangan stent, maka mereka perlu menjalani operasi bypass jantung. Operasi bypass jantung memiliki efek yang sangat baik untuk memperbaiki penyakit jantung koroner, tetapi operasi semacam ini lebih traumatis dan lebih lambat pulih. Pasien harus memilih rumah sakit biasa dan memiliki rencana perawatan yang sesuai yang dirumuskan oleh dokter sesuai dengan kondisinya.