Apa itu kista hati?

Kista hati adalah lesi pada hati dan merupakan penyakit jinak klinis yang umum terjadi pada hati.
Kista hati adalah penyakit jinak yang umum terjadi pada hati dan secara klinis diklasifikasikan ke dalam dua kategori: parasit dan non-parasit. Kista parasit lebih sering terjadi pada kista hati, dan kista non-parasit dapat dibagi menjadi kista bawaan, trauma, inflamasi, dan tumor. Biasanya, kista hati mengacu pada kista hati bawaan, yang dapat dibagi menjadi dua jenis: tunggal dan multipel.
Kista hati tunggal jarang terjadi, kista kecil hanya memiliki beberapa mililiter cairan kistik, sedangkan kista besar memiliki lebih dari 1.000 ml cairan kistik. Kista hati multipel berarti terdapat lebih dari dua kista di dalam hati, dan kista hati multipel dapat dikombinasikan dengan stenosis saluran empedu, kolangitis, dan hepatitis, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati pada stadium lanjut, dan pada kasus yang sangat langka, juga dapat dikaitkan dengan perubahan menjadi kanker.
Kista hati biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi kista yang terlalu besar dan menekan organ di sekitarnya dapat menyebabkan gejala klinis yang sesuai, seperti rasa sesak, kembung, dan nyeri pada kuadran kanan tulang rusuk dan perut bagian atas. Pemeriksaan fisik menunjukkan adanya peninggian terbatas pada perut bagian kanan atas dengan sensasi yang berfluktuasi saat disentuh. Bila terjadi perdarahan dalam rongga kista, dapat menyebabkan nyeri tumpul yang menetap; mereka yang mengalami kompresi saluran cerna mengalami distensi epigastrium postprandial atau mual dan muntah; penyakit kuning dapat terjadi bila kista menekan saluran empedu.
Oleh karena itu, pasien dengan kista hati harus memilih untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan mengikuti petunjuk dokter untuk mengatur pengobatan lebih awal untuk menghindari perburukan kondisi.