Hepatoblastoma adalah tumor ganas hati yang paling umum terjadi pada masa kanak-kanak dan berkembang sebagai hasil dari sel prekursor sel hati. Jika diobati sejak dini, kelangsungan hidup anak dapat diperpanjang hingga lebih dari 5 tahun; jika tidak diobati, anak hanya dapat bertahan hidup 1-2 tahun. Hepatoblastoma merupakan 90% dari tumor ganas primer hati pada anak, dan 80-90% di antaranya terjadi pada anak usia 5 tahun. Jika terdeteksi dan diobati pada tahap awal, maka secara efektif dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup anak. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang terus menerus saat ini, masa kelangsungan hidup hepatoblastoma telah diperpanjang, dan diperlukan pengobatan yang komprehensif. Sesuai dengan perkembangan kondisi anak, pembedahan, kemoterapi, pengobatan, transplantasi dan intervensi dapat dipilih secara tepat untuk menyesuaikan pengobatan. Jika pengobatan dilakukan sejak dini, kelangsungan hidup anak dengan hepatoblastoma dapat diperpanjang hingga lebih dari 5 tahun. Jika pengobatan terlambat dan penemuannya terlambat, maka masa kelangsungan hidup anak akan lebih pendek, dan jika pengobatan tidak tepat waktu, anak hanya dapat bertahan hidup selama 1-2 tahun. Orang tua disarankan untuk menghindari paparan zat berbahaya pada anak dan meningkatkan kekebalan tubuh sendiri. Dalam waktu 2 minggu setelah operasi hepatoblastoma, anak harus diberikan nutrisi yang cukup, termasuk protein, vitamin dan energi. Kemoterapi pasca-bedah yang dikombinasikan dengan terapi kombinasi sangat penting pada keganasan hati anak.