Kapan harus memasang kateter kemih untuk operasi caesar

Operasi caesar dilengkapi dengan pemasangan kateter kemih sebelum operasi. Pemasangan ureter pra-operasi untuk operasi caesar dapat membantu kandung kemih untuk buang air kecil, menghindari hambatan operasi dan kerusakan operasi pada kandung kemih yang disebabkan oleh kandung kemih yang penuh, serta dapat mengamati jumlah dan warna urin selama operasi, sehingga kelainan dapat ditemukan dan ditangani secara tepat waktu. Pemasangan kateter urin untuk operasi caesar dapat dilakukan sebelum pembiusan atau setelah pembiusan. Saat memasukkan kateter kemih, perawat akan mendisinfeksi vulva wanita, lalu memasukkan kateter kemih yang dilumasi secara perlahan ke dalam uretra wanita dan memasangnya pada tempatnya. Kateter urin dimasukkan setelah pembiusan tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien. Bila kateter urin belum dilepas pada akhir operasi caesar, perineum dan uretra harus didisinfeksi secara berkala untuk mencegah terjadinya infeksi. Lepaskan kateter kemih 1~2 hari setelah operasi caesar, dan sterilkan sebelum dilepas. Setelah melepas kateter urin, ibu harus diinstruksikan untuk minum lebih banyak air dan buang air kecil secara teratur untuk mengurangi gejala iritasi kateter urin dan terjadinya infeksi saluran kemih. Pemasangan kateter urin adalah langkah yang sangat diperlukan dalam operasi caesar, jika ada ketidaknyamanan dalam proses pemasangan kateter urin, harus segera dikonsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat waktu.