Pemeriksaan glaukoma secara teratur harus dilakukan setelah usia 35 tahun

Glaukoma, umumnya dikenal sebagai “kebutaan glaukomatosa”, adalah penyakit ireversibel yang menyebabkan kerusakan permanen, dan satu-satunya cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan deteksi dini dan pengobatan. Glaukoma adalah penyebab kebutaan nomor dua di dunia, setelah katarak. Saat ini terdapat 70 juta pasien glaukoma di seluruh dunia, dan diperkirakan pada tahun 2020 akan mencapai 80 juta. Diperkirakan terdapat 6,5 juta hingga 9 juta pasien glaukoma di Cina, dan jumlahnya terus meningkat setiap tahun. Pemeriksaan komprehensif harus dilakukan pada usia 35 tahun Disarankan agar kebanyakan orang melakukan pemeriksaan glaukoma komprehensif pada sekitar usia 35 tahun, pemeriksaan lain pada usia 40 tahun, dan pemeriksaan rutin setelah usia 40 tahun. Karena kompleksitas klasifikasi glaukoma, terdapat berbagai macam tes yang perlu dilakukan untuk diagnosis. Tes yang paling mendasar meliputi pemeriksaan tekanan intraokular, pemeriksaan fundus, pemeriksaan sudut bilik mata depan, dan pemeriksaan lapang pandang. Sebagian besar glaukoma tidak dapat disembuhkan secara total Dengan tingkat penanganan medis saat ini, sebagian besar glaukoma tidak dapat disembuhkan secara total. Namun, jika terdeteksi dan didiagnosis secara dini, kondisi sebagian besar pasien glaukoma dapat dikontrol melalui pengobatan, perawatan laser, dan pembedahan. Kelompok risiko tinggi untuk glaukoma Kelompok risiko tinggi meliputi orang yang berusia di atas 50 tahun, riwayat keluarga dengan glaukoma, miopia tinggi (lebih dari 600 dioptri), hipotensi pada malam hari, penyakit pembuluh darah sklerotik dan iskemik, serta obstruksi vena retina sentral. Skrining glaukoma juga direkomendasikan bagi orang yang memiliki gejala mirip glaukoma, termasuk pembengkakan mata, nyeri mata, iridescence (lingkaran cahaya berwarna pada penglihatan), kecenderungan mengalami pembengkakan dan nyeri mata di lingkungan gelap, kesadaran diri akan berkurangnya jarak pandang, dan kelelahan visual yang tidak dapat dijelaskan.