Puting susu kaya akan serabut saraf dan oleh karena itu memiliki sensitivitas yang tinggi. Sensitivitas puting susu dapat meningkat lebih lanjut selama masa pubertas, siklus menstruasi atau saat menyusui karena ketidakseimbangan rasio estrogen dan progesteron dalam tubuh. Sensitivitas puting juga dapat meningkat ketika terkena dingin, panas atau rangsangan seksual, yang mengakibatkan kontraksi otot polos puting dan puting mengeras ke arah luar. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda harus memperhatikan kebersihan puting, mencuci puting dan areola tepat waktu, hindari meremas atau memukul puting, kenakan pakaian dalam berbahan katun yang longgar dan dapat bernapas, atur pola makan menjadi diet ringan, tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, tetap dalam suasana hati yang bahagia, dan segera periksakan diri ke dokter jika timbul penyakit pada puting agar penyakit tidak semakin parah.