Apa penyebab sensasi terbakar di betis?

Jika pasien mengalami sensasi terbakar pada betis, penyebabnya antara lain reaksi inflamasi, osteochondritis betis, herniasi diskus lumbal, dan lain-lain, sebagai berikut: a. Reaksi inflamasi: reaksi inflamasi pada otot, jaringan lunak, atau pembuluh darah di daerah betis, yang dapat dengan mudah menyebabkan sensasi terbakar pada betis, disertai dengan kemerahan, bengkak, dan rasa sakit lokal. Osteo-fasciitis betis: terutama disebabkan oleh tekanan dan ketegangan yang berlebihan pada membran osteo-fasia, yang juga mudah menyebabkan sensasi terbakar pada betis. Ketiga, herniasi diskus lumbal: setelah kompresi akar saraf, mudah terjadi sensasi terbakar di betis. Oleh karena itu, setelah pasien mengalami sensasi terbakar di betis, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya. Mengobati penyebabnya akan membantu mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan. Penting untuk menghindari berdiri, jongkok, berlari, melompat, dan mendaki gunung dalam waktu lama setelah timbulnya sensasi terbakar di betis untuk menghindari memperparah gejala. Perawatan sementara seperti kompres panas, akupunktur dan moksibusi dapat dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi darah di area betis untuk meredakan sensasi terbakar saat gejalanya terlihat jelas.