Bagaimana saya bisa mencegah OCD? Bagaimana cara menangani OCD ketika hal itu terjadi?

  OCD adalah gangguan psikologis yang kompleks yang ditandai dengan kurangnya kepercayaan diri dan kebutuhan untuk melakukan sesuatu berulang-ulang sebelum seseorang yakin bahwa dirinya benar. OCD memiliki hubungan yang kuat dengan gaya pengasuhan keluarga yang ketat dan kaku serta mengejar kehidupan yang sempurna. Memang benar mengharapkan anak-anak mengembangkan kebiasaan berhati-hati sejak usia dini, tetapi tidak secara ekstrem.  Kehidupan sehari-hari harus dikombinasikan dengan gaya yang santai dan fleksibel, dengan persyaratan dasar untuk beradaptasi dengan karakteristik psikologis masyarakat dan mayoritas penduduk, tanpa penyimpangan yang serius. Setelah gangguan kepribadian kompulsif teridentifikasi, maka harus dikoreksi secara aktif oleh spesialis medis. Selain itu, harus dipahami bahwa pencegahan cacat kepribadian obsesif-kompulsif sangat penting dalam pencegahan dan pengobatan OCD.  1. Jangan terlalu peduli dengan citra diri. Jangan terlalu mementingkan kesempurnaan dan jangan terus bertanya pada diri sendiri, “Apakah saya melakukan pekerjaan dengan baik? Apakah ini tidak apa-apa? Apa yang akan dipikirkan orang tentang saya?” dll.  2. Belajarlah untuk membiarkan alam mengambil jalannya sendiri. Karakteristik lain dari OCD adalah suka berpikir, dan hal sesquicentennial akan sering menghasilkan sesuatu yang besar. Oleh karena itu, ketika memikirkan masalah, belajarlah untuk menerima orang lain, jangan mengambil banteng dengan tanduk, belajarlah untuk beradaptasi dengan lingkungan daripada dengan sengaja mengubah lingkungan.  3.Belajarlah untuk menikmati prosesnya. Jangan terlalu menekankan pada hasil, harus untuk apa yang dilakukan. Lakukan hal-hal untuk menahan perasaan menghargai, mengalami kegembiraan suasana hati, perhatikan prosesnya dan jangan terlalu memperhatikan hasilnya.  4. Memiliki pemahaman yang benar dan objektif tentang karakteristik kepribadian Anda dan gangguan yang Anda derita. Memiliki penilaian yang benar dan obyektif tentang realitas situasi, membuang beban dan mengurangi rasa tidak aman. Pelajari metode manajemen stres yang wajar, tingkatkan rasa percaya diri untuk mengurangi rasa ketidakpastian, tidak terlalu ambisius, tidak terlalu mengejar keunggulan untuk mengurangi rasa ketidaksempurnaan.  5. Keluarga dan teman tidak boleh membenarkan atau berlebihan. Dorong pasien untuk secara aktif terlibat dalam aktivitas budaya dan fisik yang bermanfaat, sehingga secara bertahap ia dapat terbebas dari situasi kompulsif.  6. Jika pengaturan diri tidak menyelesaikan masalah, mintalah psikolog untuk menerapkan psikoterapi jika perlu. Misalnya: terapi perilaku, terapi kognitif, psikoanalisis, dll. Terapi desensitisasi sistematis juga dapat secara bertahap mengurangi jumlah dan durasi perilaku berulang pasien.  7. Obat-obatan. Efek pengobatan pada pengobatan OCD juga sangat positif, dan sekitar separuh dari pasien dapat menyingkirkan gangguan obsesif-kompulsif melalui pengobatan.