Apa yang dimaksud dengan sindrom Hora?

Sindrom Horner umumnya mengacu pada sindrom Horner, yang juga dikenal sebagai sindrom Horner, yaitu suatu kondisi yang ditandai dengan penyempitan pupil, kelopak mata bagian atas yang terkulai, mata cekung di sisi yang terkena, dan sedikit atau tidak ada keringat di sisi wajah yang terkena, serta gejala-gejala seperti heterokromia pada iris mata, sakit kepala, dan ketidakmampuan untuk melihat.
Secara umum, sindrom Horner mengacu pada sekelompok gangguan yang disebabkan oleh kerusakan pada saraf simpatis di leher. Lesi yang umum terjadi adalah lesi pada sumsum tulang belakang, dasar tengkorak, batang otak, dan talamus. Trauma pada leher, lesi arteri karotis, lesi mediastinum, dan kanker paru-paru yang disebabkan oleh tumor di daerah apikal paru-paru yang menekan saraf simpatis servikal juga dapat menyebabkan sindrom Horner.
Jika pasien menderita sindrom Horner, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk perawatan obat, kasus-kasus serius juga perlu menjalani perawatan bedah, jangan sembarangan menggunakan obat, agar tidak menunda kondisi.