Dalam pengobatan Tiongkok, Kaktus bersifat dingin dan pahit, memasuki meridian jantung, paru-paru dan perut, dan dengan sendirinya memiliki efek pembersihan dan detoksifikasi, serta efek penguatan pada limpa dan perut. Dapat digunakan untuk mengobati semua penyakit menular, paling sering infeksi saluran pernapasan bagian atas, yang dapat ditandai dengan batuk, dahak, sakit kepala dan demam, dan dapat disertai dengan peningkatan kadar sel darah putih dalam tes darah rutin, dan dapat diobati dengan Kaktus sebagai pengobatan tambahan, karena memiliki efek detoksifikasi yang sangat baik pada panas. atau Klebsiella pneumoniae, atau Diplococcus pneumoniae, dengan aktivitas antibakteri yang kuat. Penelitian modern juga telah mengkonfirmasi bahwa zat-zat tertentu yang terkandung dalam kaktus dapat menghambat sekresi asam lambung, yang memiliki efek yang sangat protektif dan terapeutik pada tukak lambung dan duodenum, sementara zat-zat tertentu dalam kaktus dapat meningkatkan ekskresi empedu, yang memiliki efek menguntungkan bagi manusia. Beberapa zat dalam kaktus dapat meningkatkan ekskresi empedu, yang memiliki efek menguntungkan pada sistem pencernaan. Selain dikonsumsi secara internal, kaktus juga dapat digunakan secara eksternal, karena dapat digunakan secara eksternal untuk meningkatkan kecantikan kulit, terutama untuk pasien wanita.