Tremor pada lidah paling sering terlihat pada penderita penyakit Parkinson dan merupakan gejala kerusakan pada sistem saraf. Ini juga dapat merupakan gejala kerusakan pada saraf otak, atau dapat disebabkan oleh stimulasi saraf otak akibat pengobatan jangka panjang. Ini bermanifestasi sebagai tremor berirama lambat sebanyak 4 hingga 6 kali per detik, dengan amplitudo yang bervariasi, dan dapat diperburuk oleh stres. Banyak pasien juga mengalami tremor postural sebanyak 5 hingga 8 kali per detik. Pencegahan tremor lidah akibat penyakit Parkinson: 1. Untuk mencegah penyakit Parkinson, perhatikan kebiasaan kebersihan yang baik, minimalkan kontak langsung dengan bahan kimia dan deterjen, berikan perhatian yang sama pentingnya pada kerja mental dan aktivitas fisik, dan hindari penggunaan otak secara berlebihan dalam jangka panjang. 2, pencegahan penyakit Parkinson terutama untuk menghindari paparan zat beracun, pencegahan dan pengendalian aterosklerosis serebral adalah tindakan mendasar untuk mencegah Parkinson, pengobatan klinis hipertensi, diabetes, hiperlipidemia. Hindari atau kurangi paparan zat beracun pada sistem saraf manusia, seperti karbon monoksida, karbon dioksida, mangan, merkuri, dll. 3. Ketika lansia ditemukan memiliki tanda-tanda awal Parkinson, seperti tremor pada tungkai atas, tremor tangan, dan gerakan lambat, mereka harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan dini. Kuncinya adalah deteksi dini dan akses awal ke perawatan medis. Parkinson memiliki masa laten yang panjang, sehingga sulit untuk mendeteksi penyakit ini pada tahap awal. 4. Hindari atau kurangi penggunaan obat-obatan yang menyebabkan tremor dan kelumpuhan, seperti fenadine, reserpin, dan klorpromazin. Perkuat aktivitas fisik dan mental untuk memperlambat penuaan jaringan otak dan saraf. Ini termasuk latihan otot, latihan sendi, latihan fungsi keseimbangan, serta berpartisipasi dalam lebih banyak kegiatan sosial, interaksi interpersonal, dan memperkuat latihan fungsi bahasa.