Telinga adalah organ yang penting bagi kita untuk berkomunikasi dengan dunia luar, dan jika ada masalah pada telinga, akan sangat sulit bagi kita untuk berkomunikasi satu sama lain. Buku-buku medis kuno masih memiliki “bisul telinga”, “bisul hitam” dan alias lainnya, seperti “Buku Lengkap Bukti Pembedahan dan Pengobatan? Volume 2” mengatakan: “bisul telinga yang lahir di lubang telinga yang tersembunyi, warna hitam bentuknya seperti mata merica, rasa sakitnya seperti benjolan, mengarah ke insang otak, pecah dan mengeluarkan air”. Jadi, apa saja pantangan makanan bagi penderita otorrhea? Berikut ini adalah pengantar singkat: pasien ear overflow menghindari makan makanan berikut: 1, krim: krim mengandung banyak lemak, relatif mudah memberi makan bahan bakteri, mudah memperparah peradangan dan infeksi, tidak kondusif untuk pemulihan tubuh pasien. Dianjurkan untuk makan makanan rendah lemak. 2, ikan gurame: ikan gurame merupakan makanan yang amis, mudah menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga penyakitnya semakin parah, tidak kondusif untuk kesembuhan pasien. Dianjurkan untuk makan makanan ringan. 3, beras ketan: beras ketan tidak mudah mencerna makanan, mudah menyebabkan perut kembung, tidak kondusif untuk penyerapan nutrisi pasien, tidak kondusif untuk pemulihan pasien. Dianjurkan untuk makan makanan yang mudah dicerna dan diserap. Jika mata adalah “jendela jiwa”, maka telinga kita dapat dikatakan sebagai jendela jiwa kita untuk menambahkan nafas roh. Telinga dapat mendengar suara-suara indah dunia, jika sedang sakit, bagaimana mungkin kita tidak merasa tidak enak. Jadi, rawatlah telinga kita, mulai dari kehidupan sehari-hari di sekitar kita.