Solusi untuk bayi yang tidak mau minum susu atau botol!

Kebingungan puting, atau kebingungan puting, adalah apa yang sering disebut orang tua sebagai “tidak makan puting”, sebagian besar karena bayi menghisap dot atau botol sebelum makan puting ibu, tidak makan puting ibu dan tidak menyukai ASI. Bagaimana cara mencegahnya? Dalam beberapa hari pertama kehidupan, jika ibu tidak dapat menyusui bayinya karena ASI tidak mencukupi atau alasan lain, ibu dapat menggunakan sendok atau cangkir kecil untuk memberi makan bayinya ASI atau susu formula. Hal ini karena bayi tidak terlalu berat untuk minum susu botol daripada ASI, yang akan menyebabkan bayi mengalami ilusi puting, dan karena produksi ASI ibu akan berkurang karena bayi lebih sedikit menghisap. [Bagaimana cara memperbaikinya? 1. Hentikan penggunaan botol Hentikan penggunaan botol dan susui bayi Anda dengan sendok kecil dan cangkir kecil sampai ia menerima puting susu ibu kembali. Jangan berikan botol segera setelah bayi Anda menangis, sehingga bayi Anda mendapatkan pesan bahwa satu-satunya cara untuk mendapatkan botol adalah dengan menangis. 2. Pijat payudara sebelum menyusui Ketika bayi sedang makan puting ibu, isaplah dengan kuat selama 1-3 menit sebelum ASI dikeluarkan. Saat mengambil botol, bayi dapat meminum ASI selama ia menghisap dengan lembut. Oleh karena itu, ibu dapat memijat payudara sebelum menyusui untuk merangsang pengeluaran ASI sehingga bayi dapat segera mendapatkan ASI begitu ia mengambil dot. 3. Merangsang laktasi untuk meningkatkan produksi ASI Beberapa ibu dengan puting bingung juga memiliki masalah ASI yang tidak mencukupi. Jika bayi dapat bekerja sama dengan mengisap puting, ibu menggoda dan mencium dan menyusui ketika bayi dalam suasana hati yang baik. Jika bayi menolak untuk mengambil puting dan tidak dapat bekerja sama, ibu dapat menggunakan pompa ASI untuk merangsang produksi ASI dari payudara. Sebagian besar ibu yang bekerja, ketika mereka kembali bekerja setelah cuti melahirkan, perlu memerah, menyimpan, dan memberikan ASI perah kepada bayi mereka. Ada juga ibu yang, karena ASI-nya tidak mencukupi, perlu menggunakan susu formula untuk makanan campuran. Tetapi beberapa bayi tidak mau minum dari botol, membuat orang tua cemas. [Bagaimana cara mencegahnya? Ibu menyusui dapat melatih bayinya untuk menggunakan botol susu sebelum pergi bekerja, sehingga bayi dapat mengenal botol susu dan tidak terlalu enggan untuk menggunakannya nanti. Bagaimana cara mengatasinya? 1. Periksa dot Pilihlah dot yang mendekati tekstur puting susu, periksa dot sekali atau dua kali seminggu untuk melihat apakah dot sudah mengeras, karena dot sering kali perlu disterilkan dengan cara direbus, dan dot akan mengeras jika sudah menua. 2. Periksa bukaan dot Ada dua jenis bukaan dot, yaitu silang dan bulat, umumnya berbentuk bulat untuk susu dan silang untuk jus buah dan sayuran. Jika Anda melihat air di dalam botol dapat terus menetes keluar satu per satu, berarti ukuran bukaannya sudah sesuai. 3. Periksa persiapan susu formula Saat memberikan susu formula, perhatikan petunjuk cara menyiapkan susu formula. Suhu air penyeduhan harus 40-50 derajat, masukkan air terlebih dahulu baru kemudian susu bubuk, dan jangan menambah jumlah susu bubuk. Jangan menambah jumlah susu bubuk, agar susu bubuk tidak terlalu kental dan menyumbat lubang puting, sehingga menyulitkan bayi Anda untuk makan. 4. Sesuaikan postur menyusui Jangan biarkan bayi Anda berbaring rata, tetapi berbaringlah dengan posisi 45 derajat, dengan botol pada 45 derajat terhadap tubuh bayi Anda. Hal ini memungkinkan ASI mengalir dengan kecepatan yang sesuai untuk dihisap dan ditelan bayi. 5. Goda dan bujuk dengan sabar Sebelum menyusui, goda bayi Anda untuk membuatnya merasa senang, lalu beri dia makan dengan botol. Jangan kesal dan tidak sabar saat melihat bayi Anda tidak mau makan botol dan mengkritiknya.