Mengapa Anda terkena hipertiroidisme?

Hipertiroidisme disebabkan oleh produksi hormon tiroid yang berlebihan oleh kelenjar tiroid, yang mengakibatkan tirotoksikosis. Penyebab utama hipertiroidisme adalah gondok nodular, gondok difus dan adenoma otonom kelenjar tiroid yang hiperfungsi, dan yang lebih jarang terjadi adalah hipertiroidisme Hashimoto dan tumor kelenjar hipofisis. Ketika hipertiroidisme terjadi, pasien dapat mengalami peningkatan rangsangan dan hiper-metabolisme, seperti mudah tersinggung, lekas marah, takut panas, keringat berlebih, hiperfagia, lekas marah, insomnia, buang air besar meningkat, denyut jantung meningkat, dan tremor otot. Umumnya, jika pasien mengalami gejala-gejala hipermetabolik ini, ia harus segera mencari pertolongan medis untuk memeriksa kadar fungsi tiroid dan USG tiroid. Pada hipertiroidisme, kadar TSH secara signifikan lebih rendah dan kadar TT3, TT4, FT3 dan FT4 secara signifikan lebih tinggi. Ultrasonografi tiroid dapat membantu mendeteksi nodul atau pembesaran kelenjar tiroid yang menyebar serta dapat mendeteksi adenoma hiperfungsi otonom dan tumor tiroid. Ketika hipertiroidisme terjadi, pengobatan meliputi obat anti-tiroid, terapi yodium-131 dan pembedahan.