Khasiat dan fungsi metode konsumsi Natto

Natto adalah makanan umum yang dapat dimakan dalam jumlah sedang untuk menambah protein dan nutrisi lainnya, tetapi tidak memiliki efek obat, dan biasanya dimakan dalam bentuk nasi natto. Natto, yang berasal dari Cina pada masa Dinasti Qin dan Han dan kemudian diperkenalkan ke Jepang, adalah produk kedelai yang dibuat dengan cara memfermentasi kedelai dengan bakteri Bacillus subtilis. Nutrisi utama dalam natto adalah protein, yang menyumbang 19,4%. Mineral yang paling melimpah dalam natto adalah kalium, dengan kandungan spesifik 729mg/100g, yang menempati peringkat tinggi di antara makanan sejenis. Fitokimia yang tinggi dalam natto adalah flavonoid, dengan kandungan spesifik 82,28mg/100g. Natto biasanya dikonsumsi dengan mencampurkannya dengan kecap asin atau sawi Jepang hingga tampak seperti parutan, dan disajikan di atas nasi, yang disebut nasi natto, atau dengan mencampurkannya dengan gula pasir, dan masih banyak lagi cara konsumsi lainnya. Konsumsi natto dalam jumlah sedang dapat mengisi kembali beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, tetapi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia terlalu beragam untuk dapat dipenuhi oleh natto saja, dan pasien disarankan untuk makan makanan yang seimbang. Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa natto memiliki khasiat dan efek pengobatan, sehingga pasien disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa jika mengalami ketidaknyamanan dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan simtomatik. Natto tidak boleh dikonsumsi oleh mereka yang alergi terhadap kedelai.