Berapa harga satu suntikan vaksin hipertensi?

Tidak ada vaksin untuk mencegah hipertensi. Hipertensi dapat dikategorikan menjadi hipertensi primer dan hipertensi sekunder, dan intervensi dapat dilakukan untuk berbagai jenis hipertensi. Hipertensi primer merupakan faktor risiko terpenting untuk penyakit kardiovaskular dan belum ditemukan obatnya. Hipertensi ringan dapat diintervensi melalui gaya hidup. Seperti: 1. Kurangi berat badan, jaga BMI (indeks tinggi dan berat badan) pada <24kg/㎡ sebanyak mungkin. 2. Kurangi asupan natrium, asupan garam harian sebaiknya tidak lebih dari 6g. 3. Tambahkan garam kalium dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar setiap hari. 4. Kurangi asupan lemak, kurangi atau hindari makan daging berlemak dan hati hewan. 5. Berhenti merokok dan batasi alkohol. 6. Perbanyak olahraga, olahraga dapat mengurangi berat badan dan memperbaiki resistensi insulin. 7. Kurangi stres mental. Jika intervensi gaya hidup gagal mengendalikan hipertensi, obat-obatan harus diberikan di bawah bimbingan dokter. Obat-obatan yang umum digunakan termasuk diuretik (misalnya, hidroklorotiazid), antagonis reseptor beta (misalnya, metoprolol), penghambat saluran kalsium (misalnya, nifedipin), penghambat enzim pengubah angiotensin (misalnya, kaptopril), dan sebagainya. Hipertensi sekunder mengacu pada peningkatan tekanan darah yang disebabkan oleh penyakit dan etiologi tertentu yang teridentifikasi, misalnya hipertensi parenkim ginjal, hipertensi vaskular ginjal, aldosteronisme primer, pheochromocytoma, kortisolisme, stenosis aorta, dan lain-lain.