Apakah tekanan mata tinggi berarti glaukoma? Dapatkah saya menyingkirkan glaukoma jika tekanan intraokular saya tidak tinggi? Pertama-tama, mari kita jelaskan apa itu tekanan intraokular: Tekanan intraokular adalah tekanan yang diberikan oleh isi mata pada dinding mata. Isi mata meliputi cairan atrium, lensa dan vitreous humor. Lensa dan vitreous relatif stabil, sehingga fluktuasi TIO terutama dipengaruhi oleh cairan atrium. Peran TIO adalah untuk mempertahankan bentuk dan fungsi fisiologis normal mata, sehingga harus dijaga dalam kisaran yang konstan, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Ibarat balon, TIO adalah udara di dalamnya, dengan dukungan udara dan tekanan pada dinding bola, balon bisa menggembung, jika udara kurang, bola akan mengempis, jika udara terlalu banyak, ada kemungkinan meledak kapan saja. TIO normal adalah 10-21mmHg (1,33-2,78Kpa), dengan perbedaan tekanan 4-5mmHg (0,53-0,67Kpa) di antara kedua mata, dan fluktuasi diurnal 8mmHg (1,07Kpa), yang secara umum dianggap sebagai glaukoma ketika TIO melebihi kisaran normal. TIO merupakan faktor penting dalam diagnosis glaukoma, tetapi bukan satu-satunya faktor dan tidak boleh digunakan secara mekanis untuk menentukan apakah ada glaukoma. Ada jenis glaukoma yang tetap berada dalam kisaran normal sampai kebutaan, yang kita sebut ‘glaukoma TIO normal’, karena TIO yang mendasarinya rendah dan bahkan jika berada dalam kisaran fluktuasi TIO normal, masih cukup untuk menyebabkan kerusakan pada fundus mata. Ada jenis glaukoma lain yang muncul dengan TIO tinggi, tetapi tanpa tanda-tanda klinis glaukoma dan kerusakan fundus, yang kita sebut ‘glaukoma hipertensi’, dan hanya 10% orang dengan glaukoma hipertensi yang mengalami glaukoma. Inilah sebabnya mengapa TIO merupakan dasar yang penting tetapi bukan satu-satunya dasar untuk diagnosis glaukoma.