Pewarnaan Gastroskopi adalah tes rutin di mana zat warna disemprotkan ke mukosa saluran pencernaan dan kemudian diperiksa secara endoskopi untuk mengetahui adanya lesi pada mukosa lambung dan kerongkongan. Pewarnaan gastroskopi adalah larutan yang dibuat dengan reagen atau pigmen untuk menodai mukosa saluran pencernaan di bawah gastroskop, yang digunakan untuk meningkatkan kontras antara mukosa normal dan mukosa yang sakit, sehingga tampilan lesi yang kecil menjadi lebih jelas untuk menunjukkan lesi pada lambung dan esofagus yang tidak mudah dideteksi dengan endoskopi biasa, dan untuk memperjelas batas-batas lesi, serta untuk membantu menemukan lokasi biopsi yang akan diambil untuk diagnosis pasti di bawah gastroskop. Metode pewarnaan yang umum digunakan adalah pewarnaan nila carmine, pewarnaan biru metilen, asam asetat glasial (cuka putih yang dapat dimakan), yodium Lugol, dan fenol merah. Ada dua rute pewarnaan yang umum digunakan, yaitu pewarnaan endoskopi langsung dan pewarnaan oral. Pemilihan metode pewarnaan gastroskopi tertentu harus dilakukan melalui konsultasi dengan ahli endoskopi profesional.